tebetutur.id
No Result
View All Result
Kamis, 30 April 2026
  • Login
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
Langganan
tebetutur.id
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
tebetutur.id
Home

Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia

Mei 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Listrik seluruh Bali padam total selama berjam-jam pada 2 Mei 2025 mulai pukul 16.00 WITA. Dari informasi yang beredar di whatsapp, padamnya listrik bali diakibatkan kabel laut transfer Jawa-Bali mengalami gangguan, menyebabkan seluruh pembangkit lepas. Informasi tersebut diperkuat juga oleh pernyataan media Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto, gangguan yang terjadi dipicu permasalahan teknis pada sistem transmisi PLN sehingga menyebabkan padamnya beberapa pembangkit.

PostinganTerkait

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional

Kasus blackout ini bukan kali pertama terjadi di indonesia, sebelumnya juga menimpa Jakarta dan sekitarnya pada 2019 lalu. Apakah kasus ini blackout Bali akan jadi kasus yang terakhir ? sepertinya tidak.

“Jika kita mengandalkan pembangkit terpusat apalagi berbasis energi fossil, kejadian blackout ini akan berulang. Ini bukan kali pertama, berdasarkan catatan media ini adalah kasus keempat di sistem kelistrikan Jawa-Bali.” Ujar Suriadi Darmoko

Saat ini, Bali masih bergantung pada jaringan dari pembangkit listrik energi fosil dan jaringan listrik antar pulau. Kasus blackout ini menunjukkan bahwa sistem ketenagalistrikan di Bali rapuh. “Sistem kelistrikan terpusat yang bertumpu pada energi fossil ini harus ditinggalkan” Ujarnya.

Bali sangat mungkin lepas dari ketergantungan energi fosil dengan model pembangkitan listrik yang terpusat. Center For Community Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana bersama Greenpeace Indonesia menemukan potensi energi surya di Provinsi Bali memiliki yang paling tinggi, yaitu sekitar 98% dari total potensi energi terbarukan yang terdapat di Bali. Potensi energi matahari di pusat kabupaten/Kota di Bali berkisar antara 4,01-6,13 kWh/m²/hari dengan rata-rata 4,89 kWh/m²/hari. Bali memiliki iradiasi solar berkisar 1,490 hingga 1,776 kWh/m²/tahun, atau melebihi standar yang diberlakukan di Eropa untuk kelayakan proyek energi surya, yaitu 900 kWh/m²/tahun.

“Total potensi energi surya di Provinsi Bali dapat mencapai 113,436.5 GWh per tahun, di mana jauh melebihi jumlah permintaan energi penduduknya pada tahun 2027, yaitu 10,014 GWh per tahun”

Bali mandiri energi, sesuai dengan cita-cita Pemerintah Provinsi Bali harus segera direalisasikan. Kekuatan kemandirian listrik ini harus bertumpu pada pembangkt energi terbarukan dalam skala komunitas sesuai dengan potensi wilayahnya. Pengembangannya melibatkan pemerintah kabupaten/kota, Desa Adat, Desa Wisata bahkan Banjar.

“Bali juga memiliki pembangkit listrik terbarukan yang bisa menjadi contoh, seperti PLTS Nusa Penida yang menjadi penopang sepertiga kebutuhan listrik setempat, atau menjadikan contoh PLTS Kayubihi Bangli sebagai model kepemilikan dan pengelolaannya yang melibatkan Pemerintah Daerah. Ada banyak model yang bisa ditawarkan, tergantung kemauan politik pemerintah daerah di Bali untuk membangun kemandirian energinya” Ujarnya.
Kuncinya adalah pembangunan pembangkit energi terbarukan terdesentralisasi, kita tidak bergantung pada energi skala besar yang rapuh dan rentan kolaps seperti saat ini. “Selain menyediakan ketahanan energi bagi masyarakat, hal ini juga merupakan bentuk pembangunan rendah karbon yang dibutuhkan untuk melawan krisis iklim yang lebih luas lagi”.

Energi terbarukan yang terdesentralisasi ini juga menjadi pondasi mendasar membangun Bali sebagai pusat wisata kelas dunia yang berwawasan lingkungan (Eco/Green tourism). Ini bisa menjadi nilai tambah Bali yang sejak awal sangat mengandalkan kelestarian dan keselarasan dengan alam sebagai wajah utama pariwisata Bali.

Narahubung:
Suriadi Darmoko 085737439019

Tags: baliblackuoutindonesia
SendShareTweet

BeritaLainnya

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan
Lingkungan

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan

April 29, 2026
3.2k
Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark
Warta

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

April 28, 2026
3.3k
Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional
Warta

Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional

April 28, 2026
3.3k
Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana
Warta

Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana

April 27, 2026
3.3k
Persiapkan Orang Muda Masuk ke Industri Ramah Lingkungan, Seasoldier dan Koaksial Indonesia Gelar Green Jobs Fest 2026
Warta

Persiapkan Orang Muda Masuk ke Industri Ramah Lingkungan, Seasoldier dan Koaksial Indonesia Gelar Green Jobs Fest 2026

April 27, 2026
3.3k
AJI Mataram Bekali Jurnalis Kemampuan Tangkal Disinformasi
Warta

AJI Mataram Bekali Jurnalis Kemampuan Tangkal Disinformasi

April 27, 2026
3.3k

Berita Rekomendasi

Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

Mei 14, 2025
3.3k

Instagram Is Testing Photo Albums, Because Nothing Is Sacred Anymore

Maret 7, 2025
3.3k
Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

April 28, 2026
3.3k

Berita Popular

  • Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembangkan Platform Perempuan Cerdas Digital, BRI Research Institute dan Geopark Rinjani Gelar FGD di Lombok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Warta
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?