tebetutur.id
No Result
View All Result
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Login
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
Langganan
tebetutur.id
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
tebetutur.id
Home Warta

Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana

April 27, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Mataram – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rangkaian kegiatan edukatif di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu (26/4). Perhelatan ini dilaksanakan guna memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 sekaligus memperkuat literasi masyarakat terhadap mitigasi bencana di wilayah berisiko tinggi.

PostinganTerkait

LaporIklim Publikasikan Rekaman Diskusi “Arsip sebagai Bukti Perjuangan” untuk Menguatkan Suara Warga

Pemadaman Listrik Berulang Dinilai Cerminkan Lemahnya Ketahanan Energi Nasional

CIMB Niaga Perkuat Peran Jurnalis dalam Mendorong Agenda Keberlanjutan Lewat Sustainability Masterclass

Pemilihan area CFD sebagai pusat kegiatan bertujuan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara langsung. Mengingat Provinsi NTB merupakan daerah yang memiliki karakteristik geologi dan klimatologi yang kompleks, kesiapsiagaan bukan lagi sekadar himbauan, melainkan sebuah kebutuhan dasar bagi setiap warga.

Dalam kegiatan tersebut Geopark Rinjani ikut terlibat dalam bentuk edukasi kebencanaan. Sebagai salah satu tugas dalam pengurangan risiko bencana (PRB), Geopark Rinjani membawa pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan, yakni melalui pameran cerita bergambar dan komik bertema kebencanaan serta perubahan iklim.

General Manajer Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono menilai bahwa hambatan utama dalam edukasi kebencanaan seringkali terletak pada bahasa teknis yang sulit dipahami oleh masyarakat awam, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, penggunaan media komik diharapkan mampu meruntuhkan hambatan tersebut melalui visualisasi yang menarik dan narasi yang ringan namun sarat makna.

“Dengan media komik dan cerita bergambar (cergam) anak-anak lebih tertarik melihat konten dan di satu sisi mereka mendapatkan informasi kebencanaan,’’ katanya.

Materi yang dipamerkan mencakup berbagai skenario, mulai dari langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa bumi, pengenalan tanda-tanda tsunami, hingga dampak nyata perubahan iklim terhadap lingkungan di sekitar Gunung Rinjani. Para pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak memadati stan ini untuk membaca koleksi literasi yang disediakan secara gratis tersebut.

Qwadru mengatakan, kegiatan yang diikuti Geopark Rinjani ini juga sebagai perayaan the seventh APGN Week. Sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark, Geopark Rinjani terlibat aktif dalam berbagai kegiatan.

Tim Geopark Rinjani menjelaskan proses produksi media komik dan cerita bergambar

Kegiatan HKB 2026 di Mataram ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat NTB, Dr Lalu Muhammad Iqbal, yang hadir didampingi oleh Ketua PKK Sinta Agathia. Dalam kunjungannya ke stan pameran, gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi edukasi yang diinisiasi oleh Geopark Rinjani.

Menurut gubernur, metode bercerita adalah cara yang paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai kesiapsiagaan ke dalam alam bawah sadar anak-anak. Ia menilai bahwa pendekatan formal seringkali membuat anak-anak merasa jenuh, namun dengan komik, pesan-pesan penyelamatan diri dapat diserap dengan cara yang menyenangkan.

 “Kita perlu membangun budaya tangguh bencana sejak dini. Penggunaan komik dan cerita bergambar ini adalah langkah cerdas. Anak-anak tidak merasa sedang diajari hal yang berat, padahal mereka tengah menyerap pengetahuan yang bisa menyelamatkan nyawa mereka suatu saat nanti,” ujar gubernur.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat NTB. Mengingat sejarah kebencanaan di wilayah ini, edukasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman sangatlah krusial.

Selain menyajikan pameran literasi, tim Geopark Rinjani juga membagikan pembatas buku eksklusif bertema kebencanaan kepada para pengunjung. Pembatas buku ini bukan sekadar aksesoris, melainkan media edukasi ringkas yang memuat poin-poin penting mengenai nomor darurat dan langkah taktis saat bencana terjadi.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di meja informasi. Banyak orang tua yang mengaku terbantu dengan adanya materi visual tersebut untuk menjelaskan potensi bahaya alam kepada anak-anak mereka. Salah seorang pengunjung menyatakan bahwa edukasi melalui gambar jauh lebih efektif dibandingkan sekadar brosur teks yang seringkali hanya berakhir di tempat sampah.

Para ilustrator muda yang menjadi mitra Geopark Rinjani dalam edukasi kebencanaan melalui komik dan cerita bergambar

Partisipasi aktif Geopark Rinjani dalam HKB 2026 ini membuktikan komitmen Geopark Rinjani dalam mendukung pilar pendidikan dan konservasi. Sebagai kawasan yang diakui dunia, Geopark Rinjani memikul tanggung jawab untuk memastikan masyarakat yang tinggal di sekitarnya memiliki resiliensi yang kuat terhadap dinamika alam.

Melalui momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 ini, gubernur berharap berharap adanya peningkatan signifikan terhadap indeks kesadaran bencana di tengah masyarakat. Target utamanya adalah pergeseran paradigma dari responsif menjadi preventif.

Kegiatan di CFD Udayana ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan serupa di kabupaten/kota lain di seluruh NTB. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga seperti Geopark Rinjani, dan tokoh masyarakat, cita-cita untuk membentuk “Masyarakat Tangguh” bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang mendarah daging di Bumi Gora.(*)

SendShareTweet

BeritaLainnya

LaporIklim Publikasikan Rekaman Diskusi “Arsip sebagai Bukti Perjuangan” untuk Menguatkan Suara Warga
Lingkungan

LaporIklim Publikasikan Rekaman Diskusi “Arsip sebagai Bukti Perjuangan” untuk Menguatkan Suara Warga

Juli 1, 2026
3.3k
Pemadaman Listrik Berulang Dinilai Cerminkan Lemahnya Ketahanan Energi Nasional
Lingkungan

Pemadaman Listrik Berulang Dinilai Cerminkan Lemahnya Ketahanan Energi Nasional

Juni 26, 2026
3.3k
CIMB Niaga Perkuat Peran Jurnalis dalam Mendorong Agenda Keberlanjutan Lewat Sustainability Masterclass
Lingkungan

CIMB Niaga Perkuat Peran Jurnalis dalam Mendorong Agenda Keberlanjutan Lewat Sustainability Masterclass

Juni 26, 2026
3.3k
Harga Pertamax Green 95 Melonjak, Kebijakan Bioetanol Belum Menjawab Ketahanan Energi?
Warta

Harga Pertamax Green 95 Melonjak, Kebijakan Bioetanol Belum Menjawab Ketahanan Energi?

Juni 13, 2026
3.3k
Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan Revisi UU Polri yang Dinilai Mengancam Agenda Reformasi Kepolisian
Hukum

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan Revisi UU Polri yang Dinilai Mengancam Agenda Reformasi Kepolisian

Juni 9, 2026
3.3k
Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial
Warta

Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial

Juni 9, 2026
3.3k

Berita Rekomendasi

Kurangi Ketimpangan Ekonomi Kestrem, 350 Indonesia Tawarkan Skema Windfall Tax

Kurangi Ketimpangan Ekonomi Kestrem, 350 Indonesia Tawarkan Skema Windfall Tax

Mei 30, 2026
3.3k

Pedoman Media Siber

Mei 15, 2025 - Updated On Mei 26, 2025
3.3k

Instagram Is Testing Photo Albums, Because Nothing Is Sacred Anymore

Maret 7, 2025
3.3k

Berita Popular

  • Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Adat Nunas Nede, Cara Warga Kesik Menjaga Air di Tengah Ancaman Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Warta
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?