tebetutur.id
No Result
View All Result
Kamis, 30 April 2026
  • Login
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
Langganan
tebetutur.id
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
tebetutur.id
Home

Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.

Mei 10, 2025
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Lombok – Setelah sukses terselenggara di Jawa Barat dan Lampung, program pemberdayaan digital bagi UMKM Perempuan dan pemuda resmi diluncurkan di Lombok. Berlokasi di Peraja Cofee, Desa Loyok, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Opening Ceremony dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Rektor Universitas Hamzanwadi, perwakilan British Embbasy Jakarta, BRI Reseacrh Institute dan beberapa lembaga dan desa mitra.

PostinganTerkait

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional

 

Program kolaborasi antara pemerintah Inggris dan BRI Research Institute tersebut akan menyasar 250 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di empat tempat di Pulau Lombok yaitu di Desa Loyok, Lantan, Senaru dan Kecamatan Sembalun. Serta menggandeng Universitas Hamzanwadi, Geopark Rinjani sebagai mitra lokal

 

Rita Damayanti, perwakilan dari British Embbasy Jakarta dalam sambutannya menyampaikan  alasan kenapa Program Akses Digital pemerintah Inggris memproritaskan pelaku UMKM sebagai target program. Menurutnya di Indonesia, UMKM merupakan bagian dari komunitas marginal yang memiliki potensi besar untuk mengadopsi teknologi digital namun masih tertinggal dalam agenda inklusi digital

 

“Selama hampir lima tahun pelaksanaan program kami di Indonesia, kami menganggap UMKM sebagai bagian dari komunitas marjinal, yang masih tertinggal dalam agenda inklusi digital, namun juga memiliki potensi besar untuk mengadopsi teknologi yang dapat mendukung proses pengembangan usaha kecil, sedang, maupun menengah”, ucap Rita.

 

Ia juga menambahkan bahwa dalam riset yang dilakukan BRI Research Institute bersama Pemerintah Inggris menunjukan rendahnya adopsi layanakan digital oleh pelaku UMKM di Indonesia. Fakta-fakta inilah yang kemudian mendorong British Embbasy bersama BRI Research Institute untuk melaksanakan serangkaian pelatihan literasi dan keterampilan digital, serta pengembangan bisnis bagi perempuan dan pemuda dalam kategori ultra-mikro dan mikro, yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Semenatara itu Nilam Nirmala, dalam sambutannya mewakili BRI Research Institute menekankan besarnya potensi perempuan dalam pengembangan UMKM. Ia menyampaikan, 64 % dari 64 juta pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan dan 40 juta perempuan berperan dalam perekonomian Indonesia.

 

Namun, besarnya potensi tersebut menghadapi tantangan besar berupa rendahnya adopsi digital.

 

“Kita ini para perempuan, potensi kita besar namun tantangan kita selama ini di rendahnya adopsi digital” Ucap Nilam.

 

Oleh karenanya menurut Nilam, peresmian program pemberdayaan digital bagi UMKM ini sekaligus merupakan peluncuran Gerakan inklusi digital bagi Perempuan dan pemuda. Dalam sambutan tersebut, Nilam juga mengungkapkan Lombok memiliki potensi yang sangat kaya di sektor kerajinan, kuliner, dan pariwisata. Namun, tantangan masih ada: akses finansial terbatas, inklusi keuangan & digital rendah, serta minimnya mentor bisnis untuk mebangun ekosistem digital yang kuat.

 

Karena itu, ia berharap program yang akan dilaksanakan hingga enam bulan kedepan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan stakeholder lainnya.

 

“Mohon izin bapak dan ibu, kita bersama menjaga dan memastikan kebijakan dan regulasi mendukung keberlanjutan program ini. Jika ada program dari dinas, mohon yang diingat pertama adalah kami peserta, mentor, dan pojok digital yang terbentuk dari program ini yang mendapatkan kesempatan duluan untuk berbagai program pendalaman lainnya nanti. Agar kami disini bisa semakin matang, Pak”,  Ungkap Nilam.

 

Dalam kesempatan yang sama Sitti Rohmi Djalilah, Rektor Universitas Hamzanwadi menyampaikan apresiasi nya atas inisiasi program tersebut. Wakil Gubernur Nusa Tenggara barat 2018-2023 tersebut juga menyampaikan kesiapan Lembaga yang ia pimpin untuk ikut andil dalam menciptakan inklusi digital bagi Perempuan dan pemuda di Lombok.

 

“saya sangat berysukur ya, semoga hadirnya program ini bisa menciptakan inklusi digital terutama bagi kalangan Perempuan dan kami akan ikut ambil bagian dalam program ini” pungkas Rohmi.

 

Sebelum membuka secara resmi Ahmad Masyhuri, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB menyampaikan dukungan serta terimakasih atas dipilihnya Lombok sebagai lokasi implementasi program akses digital ini. Ia juga mengungkapkan, kendala pemerintah selama mendampingi para pelaku UMKM selama ini adalah di tahap pemasarannya.

“Kami ini, kalau diminta membantu untuk pengembangan produk atau akses modal kami siap, tapi kami bingung ketika ditanya produk nya mau dijual kemana. Saya rasa program ini adalah salah satu solusinya” ungkap Masyhuri.

 

Ia bersyukur, banyak lembaga, komunitas maupun NGO yang berkenan membantu tugas-tugas pemberdayaan pemerintah provinsi dalam membantu pengembangan para pelaku UMKM terlebih UMKM Perempuan.

 

“Saya bersyukur, banyak yang ingin terlibat. Artinya banyak yang akan membantu tugas berat kami selama ini,” tambah Masyhuri.

 

Sebagai bentuk kemitraan dengan Lembaga dan komunitas lokasl, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara BRI Research Institute dengan Universitas Hamzanwadi, Geopark Rinjani dan beberapa desa pulau Lombok.

Secara simbolis program pemberdayaan digital bagi UMKM perempuan dan pemuda diluncurkan dengan peukulan Gendang Belaq salah satu alat music tradisional sasak yang diiringi dengan lantunan musik Gumelam.

SendShareTweet

BeritaLainnya

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan
Lingkungan

Studi Koaksi Indonesia Ungkap Potensi Besar Green Jobs Sektor Energi Terbarukan

April 29, 2026
3.2k
Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark
Warta

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

April 28, 2026
3.3k
Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional
Warta

Integrasikan Pengetahuan Lokal dalam Penanganan Perubahan Iklim, IPB University Gelar Forum Internasional

April 28, 2026
3.3k
Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana
Warta

Peringati HKB 2026, Geopark Rinjani Pamerkan Komik Tema Bencana

April 27, 2026
3.3k
Persiapkan Orang Muda Masuk ke Industri Ramah Lingkungan, Seasoldier dan Koaksial Indonesia Gelar Green Jobs Fest 2026
Warta

Persiapkan Orang Muda Masuk ke Industri Ramah Lingkungan, Seasoldier dan Koaksial Indonesia Gelar Green Jobs Fest 2026

April 27, 2026
3.3k
AJI Mataram Bekali Jurnalis Kemampuan Tangkal Disinformasi
Warta

AJI Mataram Bekali Jurnalis Kemampuan Tangkal Disinformasi

April 27, 2026
3.3k

Berita Rekomendasi

Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

Mei 14, 2025
3.3k

Instagram Is Testing Photo Albums, Because Nothing Is Sacred Anymore

Maret 7, 2025
3.3k
Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

Raih Greend Card, Geopark Rinjani Berhasil Pertahankan Status Global Geopark

April 28, 2026
3.3k

Berita Popular

  • Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembangkan Platform Perempuan Cerdas Digital, BRI Research Institute dan Geopark Rinjani Gelar FGD di Lombok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Warta
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?