Lombok Timur (20/06/20250). BRI Research Intitute bersama Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark mengelar Focus Group Discussion (FGD) dan User Testing Platform Learning Management System Perempuan Cerdas Digital di Nan Bungalo, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
FGD tersebut bertujuan untuk menjaring masukan dari berbagai pihak dalam upaya pengembangan platform Perempuan Cerdas Digital. Salah satu hajatan menghadirkan platform tersebut adalah untuk pemberdayaan dan pendampingan intensif bagi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan wirausaha muda di NTB lewat pemberdayaan dan pelatihan berbasis digital. Acara ini diselenggarakan oleh BRI Research Institute, Jakarta dan tim Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (18/06) tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat diantara-Nya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Dinas Kominfotik NTB dan Dinas Pariwisata NTB. Selain itu hadir juga dari kalangan akademisi Universitas Hamzanwadi, dan masing-masing perwakilan perempuan pelaku UMKM binaan BRI Research Institute dan Geopark Rinjani dari Lombok Timur, Lombok Utara dan Lombok Tengah.
FGD itu juga sebagai upaya BRI Research Institute dan Geopark Rinjani UNESCO Global membangun penguatan kapasitas perempuan pelaku UMKM dan wirausaha muda yang memiliki usaha di desa dan untuk mengurangi kesenjangan gender dalam pemerataan akses digital bagi kelompok UMKM.

“Target FGD ini kami targetkan untuk menguatkan kapasitas perempuan pelaku UMKM dan wirausaha muda yang menjadi binaan BRI Research Institut di NTB”, ujar Perwakilan BRI Research Institute Jakarta, Rifqi Irfan Nurshafwan.
FGD ini diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama uji platform perempuan cerdas digital dan mendiskusikan masukan platform perempuan cerdas digital dari semua peserta yang hadir dalam acara tersebut.
Manajer Penelitian, Pengembangan dan Kerja sama Antara Lembaga Geopark Rinjani, Meliawati menilai platform perempuan cerdas digital merupakan langkah baik BRI Research Institut dalam meningkatkan kemampuan perempuan pelaku UMKM dan wirausaha muda serta pemerataan akses digital di NTB.

“Kami menyambut baik inisiasi platform ini dan kami berharap ke depannya dapat terjalin kerja sama pelatihan untuk topik digital dalam upaya peningkatan kompetensi perempuan pelaku UMKM dan wirausaha muda di kawasan Geopark Rinjani” ujar Meliawati.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan User Testing Platform Learning Management System Perempuan Cerdas Digital ini merupakan hasil kolaborasi dengan Program Akses Digital Pemerintah Inggris, inisiasi dari Kantor Kerjasama Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan (FCDO) yang didukung oleh Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.”








