tebetutur.id
No Result
View All Result
Kamis, 11 Juni 2026
  • Login
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
Langganan
tebetutur.id
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
tebetutur.id
Home Warta

Kurangi Ketimpangan Ekonomi Kestrem, 350 Indonesia Tawarkan Skema Windfall Tax

Mei 30, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kurangi Ketimpangan Ekonomi Kestrem, 350 Indonesia Tawarkan Skema Windfall Tax

Warga sedang antre BBM di sebuah SPBU. Sumber Foto : Ampelsa / Antara Foto

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 29 Mei 2026 – Eskalasi konflik geopolitik yang berkepanjangan di kawasan Asia Barat telah memicu disrupsi rantai pasok energi global, menyebabkan lonjakan drastis pada harga komoditas fosil, termasuk batubara. Di tengah beban berat yang harus dipikul oleh masyarakat akibat inflasi landed-cost energi dan barang pokok, perusahaan-perusahaan raksasa batubara justru meraup keuntungan berlebih (windfall profit) yang luar biasa pada Kuartal I (Q1) tahun 2026.

PostinganTerkait

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan Revisi UU Polri yang Dinilai Mengancam Agenda Reformasi Kepolisian

Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial

Investigasi EJF Temukan Ratusan Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Eksploitasi di Industri Cumi-Cumi Global

Empat emiten batubara—baik BUMN maupun swasta nasional—telah membukukan keuntungan abnormal yang luar biasa pada Kuartal I (Q1) 2026. Berdasarkan laporan keuangan resmi, emiten batubara pelat merah PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih kuartal pertama sebesar 104,81% YoY menjadi Rp 801,79 miliar dari sebelumnya Rp 391,5 miliar di Q1 2025. Keuntungan fantastis ini diikuti oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), emiten batubara swasta terbesar, yang membukukan kenaikan laba bersih sekitar 70% YoY menjadi Rp2,16 triliun dari Rp1,27 triliun. Indika Energy (Kideco) juga mencatatkan lonjakan dramatis hingga 142%.

Keuntungan ini tidak diperoleh dari inovasi maupun peningkatan produktivitas riil perusahaan, melainkan didorong oleh konflik, lonjakan harga, dan ketidakstabilan global. Keuntungan ini mengalir dari anggaran rumah tangga melalui kenaikan tagihan bahan bakar, energi, makanan, serta pajak yang mereka bayarkan untuk menahan melalui subsidi. Mengabaikan surplus keuntungan ini tanpa adanya instrumen redistribusi fiskal yang tegas merupakan bentuk ketidakadilan ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas.

Situasi ketimpangan ekonomi yang ekstrem ini harus disikapi Pemerintah Indonesia dengan segera mengambil langkah progresif. Kebijakan pajak keuntungan tak terduga atau Windfall Profit Tax adalah instrumen fiskal paling adil dan mendesak untuk diterapkan saat ini, guna menyerap sebagian keuntungan abnormal tersebut demi kemaslahatan publik dan pembiayaan jangka panjang nasional. 

Sisilia Nurmala Dewi, Country Manager 350 Indonesia menjelaskan urgensi penerapan windfall tax segera. Bukan menunda dan menunggu keuntungan dalam jangka panjang terlebih dahulu.

“Realisasi penerapan windfall tax justru mendesak untuk diterapkan saat ini dan dibawa ke dalam APBN Perubahan (APBN-P) 2026 yang tengah dibahas,” ucapnya.

 yang selanjutnya dialokasikan khusus untuk pembiayaan pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari agenda transisi energi. Tanpa perlu menunggu lonjakan keuntungan dalam jangka panjang, pemerintah seharusnya bisa memajaki keuntungan berlebih tersebut secara responsif dengan menggunakan pendekatan laporan keuangan per kuartal,”

ia juga menambahkan, bahwa skema ini mendesak untuk segera diterapkan. Menurutnya kondisi hari ini memberikan beban tambahan bagi masyarakat. Penerapan skema windfall tax, bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban masyarakat dan mengurangi ketimpangan“Ketimpangan ekonomi berisiko semakin melebar jika keuntungan ini terus terakumulasi hanya di segelintir konglomerat ekstraktif. Pemerintah tidak boleh menunda lagi. Implementasi ini bersifat mendesak,” tambahnya.

SendShareTweet

BeritaLainnya

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan Revisi UU Polri yang Dinilai Mengancam Agenda Reformasi Kepolisian
Hukum

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan Revisi UU Polri yang Dinilai Mengancam Agenda Reformasi Kepolisian

Juni 9, 2026
3.3k
Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial
Warta

Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial

Juni 9, 2026
3.3k
Investigasi EJF Temukan Ratusan Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Eksploitasi di Industri Cumi-Cumi Global
Warta

Investigasi EJF Temukan Ratusan Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Eksploitasi di Industri Cumi-Cumi Global

Juni 9, 2026
3.3k
Inspiratif! Belajar dari Kesederhanaan dan Konsistensi, Pelajar Ini Lahirkan Prestasi Hingga Diapresiasi Pemda Jawa Timur dan Dapat Golden Ticket dari Rektor!
Warta

Inspiratif! Belajar dari Kesederhanaan dan Konsistensi, Pelajar Ini Lahirkan Prestasi Hingga Diapresiasi Pemda Jawa Timur dan Dapat Golden Ticket dari Rektor!

Mei 25, 2026
3.3k
AJI Mataram Gelar Diskusi Bekali Jurnalis Isu Kekerasan Seksual dalam Pemberitaan
Warta

AJI Mataram Gelar Diskusi Bekali Jurnalis Isu Kekerasan Seksual dalam Pemberitaan

Mei 24, 2026
3.3k
Riset Menunjukkan, Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Kakao Premium Dunia
Ekonomi

Riset Menunjukkan, Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Kakao Premium Dunia

Mei 24, 2026
3.3k

Berita Rekomendasi

Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial

Masyarakat Sipil Serukan Perubahan Arah Pembangunan Negara demi Keadilan Sosial

Juni 9, 2026
3.3k
Investigasi EJF Temukan Ratusan Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Eksploitasi di Industri Cumi-Cumi Global

Investigasi EJF Temukan Ratusan Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Eksploitasi di Industri Cumi-Cumi Global

Juni 9, 2026
3.3k
Perkuat Ketahanan Masyarakat Sigi, Pemerintah Kabupaten Sigi gandeng Konsorsium KOLABORASI Luncurkan Program Adaptasi Perubahan Iklim 2026—2028 

Perkuat Ketahanan Masyarakat Sigi, Pemerintah Kabupaten Sigi gandeng Konsorsium KOLABORASI Luncurkan Program Adaptasi Perubahan Iklim 2026—2028 

Mei 23, 2026
3.3k

Berita Popular

  • Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    Aktivis Energi Terbarukan Indonesia Bertemu Duta Besar RI di Brasil Jelang COP30, Serukan Aksi Iklim Ambisius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bali Blackout, Ini Tawaran Solusi Dari 350 Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Adat Nunas Nede, Cara Warga Kesik Menjaga Air di Tengah Ancaman Krisis Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Pemberdayaan Digital Bagi UMKM Perempuan dan Pemuda Pemerintah Inggris dan BRI Reseacrh Institute Jakarta, Resmi diluncurkan di Lombok.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Aksara Publisher: Mengukir Jejak Literasi dari Lombok Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Warta
  • Liputan Khusus
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

No Result
View All Result
  • Home
  • Warta
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Liputan Khusus
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Lingkungan
  • Kolom
  • Infografis
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 tebetutur.id - Made with 💛 by Erwin Pibrianto.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?